Tuesday, November 27, 2007

Suara Pembaruan "selalu ada yang baru"


Sesudah kunjungan ke Ogilvy PR Consultant, kita menuju kantor koran Suara Pembaruan. Di sana kami disambut oleh Bapak Zainuri selaku Redaktur Bahasa. Kami diajak berkeliling kantor. Di kantor kami melihat banyak sekali tumpukan macam-macam koran contohnya INDO POS, KOMPAS, Harian Republika, dan lain-lain. Saat ditanya untuk apa tumpukan koran tersebut, Bapak zainuri menjelaskan bahwa bukan berarti Suara Pembaruan ingin mencontek tetapi Suara Pembaruan mengumpulkan koran-koran tersebut untuk membandingkan supaya tidak terjadi kekeliruan (misalnya kesamaan judul). Suara Pembaruan ini dulunya adalah harian pagi, namun, sekarang sudah menjadi harian sore. Hal ini dimulai sejak era tahun 1961 karena melihat realita banyaknya koran yang terbit pagi,sehingga kejadian hari itu baru dapat diketahui esok harinya. Karena itu Suara Pembaruan membuat terobosan dengan membuat harian sore agar khalayak dapat mengetahui berita terbaru hari itu dari siang sampai sore. Sejarah Suara Pembaruan yang aslinya bernama SINAR HARAPAN dimulai sejak zaman perjuangan. SINAR HARAPAN didukung oleh Parkindo (Partai Kristen Indonesia). Meskipun begitu, SINAR HARAPAN bukan koran partai. Akhir kunjungan, kami dikumpulkan di suatu ruang untuk belajar lagi lebih dalam mengenai koran. Tak lupa kami juga diberi makanan agar menambah semangat kami ^^ (mungkin). Suara Pembaruan sekarang bergabung dengan grup Lippo.


KERJA adalah RAHMAT

Aku Bekerja Tulus Penuh Syukur


KERJA adalah AMANAH

Aku Bekerja Benar Penuh Integritas


KERJA adalah PANGGILAN

Aku Bekerja Tuntas Penuh Tanggung Jawab


KERJA adalah AKTUALISASI DIRI

Aku Bekerja Penuh Semangat


KERJA adalah IBADAH

Aku Bekerja Serius Penuh Pengabdian


KERJA adalah SENI

Aku Bekerja Kreatif Penuh Sukacita


KERJA adalah KEHORMATAN

Aku Bekerja Unggul Penuh Ketekunan


KERJA adalah KEMULIAAN

Aku Bekerja Sempurna Penuh Pelayanan


(kata-kata yang selalu terdapat di tiap lantai kantor Suara Pembaruan)

No comments: