
Rabu, 14 November 2007, kunjungan hari itu adalah ke DUFAN (Dunia Fantasi). Letak DUFAN yang dekat dengan hotel membuat kita tidak perlu bangun pagi-pagi sekali untuk ke DUFAN. Saat pertama kali menginjakkan kaki ke DUFAN, kita diantar menuju ruang yang disebut 'balai kota'. Setelah menunggu selama kurang lebih 30 menit akhirnya kita dibawa menuju DUFAN lounge (tempat untuk anggota klub DUFAN). Customer Service DUFAN, Bapak Eddy. Bapak Eddy yang akan pensiun beberapa bulan lagi menjelaskan sejarah berdirinya DUFAN yang asalnya adalah milik grup Ciputra, namun kemudian diserahkan ke Pemda DKI Jakarta. Pak Eddy menjelaskan berbagai macam hal tentang DUFAN. Terakhir, beliau menjelaskan tentang isu wahana baru Tornado yang dikabarkan memakan korban puluhan jiwa. Berita tersebut menyebar melalui sms berantai. Namun, hal itu ternyata tidak terbukti kebenarannya. Andaikata hal itu terjadi, Pak Eddy menambahkan, polisi tentu akan memeriksa DUFAN. pak Eddy juga sempat 'komplain' pada panitia karena beliau tidak memperoleh konfirmasi lagi saat rombongan UK Petra sampai ke DUFAN.Tapi beliau akhirnya memaafkan hal ini. Selanjutnya adalah free time bermain di arena DUFAN. Wahana permainan yang saya coba antara lain arung jeram, niagara gara, tornado dan halilintar.Wahana tornado terbukti keamanannya karena mempunyai 2 lapisan pelindung ^^ Walaupun suasana hujan namun semua peserta masih dapat menikmati wahana permainan yang ada. =)
No comments:
Post a Comment